oleh

ZTE bantu China Telecom dalam uji coba komersial sistem klaster 400G OTN yang pertama di industri

example banner

example banner

SHENZHEN | METRO INVESTIGASI –– ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), vendor terkemuka di dunia untuk solusi telekomunikasi, teknologi bagi kalangan perusahaan dan konsumen dalam sektor Internet Seluler (Mobile Internet), hari ini telah menjalani uji coba komersial sistem klaster 400G OTN yang pertama di industri. Uji coba ini dijalankan bersama kantor cabang China Telecom di Shenzhen.

Loading...

Sistem ini mendukung panjang gelombang maksimum 64 pada sistem 400G, dan kapasitasnya 3,2 kali lebih besar dari sistem 100G. Sistem 400G OTN juga memenuhi kebutuhan cross-ring non-blocking scheduling untuk lini privat milik perusahaan (enterprise private line) sehingga mengurangi kerumitan O&M jaringan, serta ikut menghasilkan kegiatan jaringan transportasi 5G yang berkecepatan tinggi dan stabil.

ZTE dan kantor cabang China Telecom di Shenzhen memakai solusi klaster 400G OTN yang pertama di industri. Hal ini dilakukan di berbagai super-core node pada jaringan telekomunikasi. Setiap lokasi mendukung 128 slot layanan dan memiliki kapasitas cross-connect 64T.

Solusi ini memenuhi kebutuhan non-blocking scheduling pada banyak layanan small-granularity akibat berakhirnya penggunaan alat SDH. Dengan demikian, transmisi 5G berkecepatan tinggi bisa terwujud, begitu pula dengan gigabit broadband, serta layanan lini privat milik perusahaan. Hal-hal tersebut secara signifikan mengurangi kerumitan O&M dan menghemat biaya O&M bagi pelanggan.

Lebih lagi, perangkat OTN andalan ZTE ZXONE 9700 digunakan untuk solusi dengan pita CE tersebut. Perangkat ZXONE 9700 mendukung kapasitas jaringan maksimum sebesar 25,6T, atau 3,2 kali lebih besar dari sistem 100G. Itu sebabnya, ZXONE 9700 mampu memenuhi kebutuhan ekspansi jaringan, serta menghemat investasi yang sebelumnya telah dilakukan pelanggan.

Proyek tersebut juga memakai arsitektur ROADM optical-layer 32 derajat supaya terus meningkatkan efisiensi transmisi jaringan. Arsitektur ini menghasilkan MAN flatness dan koneksi full-Mesh multi-directional, serta mendukung transmisi one-hop. Hasilnya, latensi pada transmisi layanan OTN bisa berkurang, dan pengalaman pelanggan tampil lebih baik. Di samping itu, beban pada bandwidth MAN core nodes juga dihindari.

Seri ZXONE 9700 buatan ZTE telah mempertahankan gelar “Pemimpin Pasar” (Leader) dalam sektor “Core Packet – Optical Transport” dan “Metro Packet – Optical Transport”, menurut penilaian terakhir yang dilakukan GlobalData.

Dengan pengalaman teknis dan posisi pasar yang baik di sektor optical networking, ZTE telah menerapkan lebih dari 400 jaringan 100G/B100G di seluruh dunia, dilengkapi dengan serat optik yang panjangnya melampaui 400.000 km.

Menurut laporan terbaru Dell’Oro Group pada Maret 2020, pangsa pasar perangkat optical network buatan ZTE naik sebesar 2,4% pada 2019, dan ZTE menjadi salah satu dari dua vendor yang mengalami peningkatan pangsa pasar terbesar. Lebih lagi, Omdia menunjukkan posisi ZTE yang berada di peringkat No. 2 dalam segmen pasar OTN switching global pada 2019.

ZTE merupakan vendor berbagai sistem telekomunikasi canggih, perangkat seluler, dan solusi teknologi untuk keperluan bisnis (enterprise technology) bagi para konsumen, operator telekomunikasi, perusahaan, serta instansi pemerintah. Sebagai bagian dari strateginya, ZTE berkomitmen untuk menyediakan berbagai inovasi terpadu dan lengkap (end-to-end) bagi para pelanggan demi menghadirkan keunggulan dan nilai bisnis seiring dengan persinggungan sektor telekomunikasi dan teknologi informasi. Terdaftar di bursa efek Hong Kong dan Shenzhen (kode saham di bursa efek Hong Kong: 0763.HK / kode saham di bursa efek Shenzhen: 000063.SZ), ZTE menjual berbagai produk dan layanannya di lebih dari 160 negara.

Hingga kini, telah memperoleh 46 kontrak 5G komersial di sejumlah pasar penting seperti Eropa, Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika (MEA). ZTE berkomitmen menganggarkan 10% dari pendapatan tahunannya untuk litbang dan mengemban peran kepemimpinan dalam berbagai lembaga internasional yang menentukan standardisasi produk.(pr/red)

example banner

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed