oleh

Mengalami Deman dan Gangguan Pernapasan, Turis asal Swedia Dicurigai Suspek Copid-19

example banner

example banner

Simalungun | metroinvestigasi.com –   Seorang laki – laki Warga Negara Swedia yang liburan ke Indonesia tepatnya di Huta III Nagori Purba Ganda Kec. Pematang Bandar Kab. Simalungun dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Orang Asing (OA). Warga Negara Swedia tersebut oleh Pihak Kesehatan dicurigai mengalami Covid-19.

Loading...

Pada hari Senin, 16 Maret 2020 Satu orang Warga Negara Swedia diketahui bernama Dagobert Nils Lars Goran mengalami demam dan gangguan tenggorokan sehingga Pihak keluarga membawa berobat ke Puskesmas Kerasaan untuk pertolongan pertama, selanjutnya Pihak Puskesmas Kerasaan menyarankan Dagobert Nils Lars Goran tersebut dirujuk ke Rumah Sakit perdagangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas Dagobert Nils Lars Goran
Lahir 14 Juni 1941 saat ini berusia  79 tahun pekerjaan Pensiunan Tentara Swedia, Negara Swedia dan berasal dari Negara Swedia. Pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Perdagangan terhadap Dagobert Nils Lars Goran adalah dengan pengambilan foto torax, CT Scan dan pemeriksaan darah.

Hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Perdagangan Kab. Simalungun terhadap Dagobert Nils Lars Goran menyimpulkan, hasil foto thorax yang telah dilakukan serta hasil konsultasi oleh pihak Rumah Sakit Perdagangan,  selanjutnya status pasien laki – laki atas nama Dagobert Nils Lars Goran  dinaikkan dari Orang Dalam Pengawasan (ODP) menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sehingga pihak Rumah Sakit Perdagangan Kab. Simalungun menyarankan agar pasien warga negara Swedia tersebut dirujuk ke Rumah Sakit yang memiliki fasilitas untuk penanganan kasus Covid-19 di Rumah Sakit Djasamen Saragih kota Pematang Siantar.

Pihak Rumah Sakit Perdagangan Kab. Simalungun menyarankan agar pihak kesehatan melakukan Follow Up dan Visit Home terhadap pasien
laki – laki warga negara Swedia Dagobert Nils Lars Goran.

Pada hari Selasa tanggal 17 Maret 2020, sekira pukul 09.00 Wib, pihak Puskesmas Kerasaan bersama dengan pihak Rumah Sakit Perdagangan didampingi  personil Polsek Perdagangan mendatangi pihak keluarga Orang Asing tersebut yang beralamat di Huta III Nagori Purba Ganda Kec. Pematang Bandar Kab. Simalungun, menyarankan Agar Dagobert Nils Lars Goran mau dirujuk ke Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar dan selanjutnya atas Saran dari pihak Puskesmas dan Rumah Sakit serta pihak Kepolisian Polsek Perdagangan akhirnya warga negara Swedia tersebut berkenan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap dirinya di Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar.

Adapun hasil Pemeriksaan Kesehatan terhadap  Dagobert Nils Lars Goran di Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar dinyatakan sebagai berikut.
Dagobert Nils Lars Goran masih diduga Suspek Covid-19 dan mengalami penyakit  ASMA.

Pihak Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar menyarankan agar dilakukan pemantauan setiap hari selama 14 hari ke depan oleh pihak Puskesmas dan Rumah Sakit Perdagangan.

Pihak Keluarga yang berangkat mendampingi Dagobert Nils Lars Goran ke Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar adalah Istri Dagobert Nils Lars Goran Bernama Luisti Manik, lahir 25 Juni 1957. Saat ini berkewarganegaraan Swedia,
Alamat di Indonesia di Huta III Nagori Purbaganda Kec. Pematang Bandar Kab. Simalungun.

Luisti manik di antar oleh sopir bernama Rusli ( 58 ) dengan alamat jalan Budi Luhur Medan. Didampingi oleh Keponakan dari Luisti Marnik Bernama Etti ( 39 ) pekerjaan ibu rumah tangga dengan alamat Jalan Asahan, Balam – Riau.

Kedatangan Dagobert Nils Lars Goran bersama dengan Istrinya yang bernama Luisti Marnik adalah untuk berkunjung / pulang kampung ke rumah keluarganya di Indonesia yang beralamat di Huta III Nagori Purba Ganda Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Sumatera utara pada tanggal 3 maret 2020.

Route transit perjalanan Dagobert Nils Lars Goran dan istrinya Luisti Manik dari Negara Swedia menuju  Indonesia melalui Swedia – Belanda – Jakarta – Kuala Namu Medan.

Hasil keterangan dari Luisti Manik menyatakan bahwa suaminya memiliki riwayat penyakit asma yang sudah lama di derita dan setibanya di Indonesia ( Nagori Purba Ganda Kec. Bandar Kab. Simalungun ) mengalami kelelahan selama di perjalanan dari Swedia menuju Indonesia dan karena ada perbedaan cuaca antara Swedia dengan Indonesia.

Rencana Dagobert Nils Lars Goran dan Istrinya akan kembali ke Negara asalnya Swedia pada hari minggu 24 maret 2020. Hal ini sesuai dengan laporan Kasat Intelkam Polres Simalungun AKP RESTUADI SH. (HI.ss)

example banner

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed