oleh

KRISIS AIR, PEMERINTAHAN NAGORI PEMATANG GAJING GELAR DISKUSI PENANGGULANGAN AIR

example banner

example banner

Simalungun | metroinvestigasi.com – Gelar Rembuk (diskusi) antar lembaga pengelolaan air dan Kelompok Yani Gelora Baru yang berlangsung di Ruang Balai Harungguan Pemerintahan Nagori Pematang Gajing Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Minggu 22 Maret 2020 Pukul 10.00 Wib berlangsung tertib.

Loading...

Saat pembukaan yang langsung dilakukan oleh Pangulu (kepala desa,Red) Sunarno mengemukakan, gelar pertemuan di Balai Harungguan bertujuan untuk pencapaian kekompakan antar lembaga pengelolaan air dan kelompok tani demi tercapainya tujuan bersama dalam Penanggulangan krisis air.

Dalam Pidatonya, Sunarno menyayangkan jumlah kehadiran masih belum sesuai dengan harapan. Dikatakan, dari beberapa petani dan penggarap yang diundang belum juga dapat hadir dan sangat di sayangkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang di undang juga tidak hadir di tempat.

“ Sangat disayangkan, dari sekian banyak petani penggarap yang diundang masih beberapa orang saja yang hadir, PPL dan KCD yang kita undang juga tidak dapat hadir. Kita juga belum tau apa alasan, namun kita tetap akan jalin kerja sama yang baik.” Kata Sunarno dalam pidato sambutannya.

Hadir dalam rapat Amri Saragih SE yang menjabat ketua Maujana (BPD. Red) Nagori Pematang Gajing menyampaikan. “ solidaritas sangat penting dalam pencapaian tujuan, jika ingin hasil yang maksimal tentunya kerja sama yang baik antar lembaga pengelolaan air, kelompok tani dan petani penggarap harus mengedepankan kekompakan dalam hal pengelolaan air dan pola tanam, ” katanya.

Dalam Penjelasan rapat yang digelar di Balai Harungguan, menyimpulkan minimnya kekompakan antara petani dan pengelolaan air masih jauh dari harapan. Selain di sebabkan karena musim kemarau yang hampir mencapai dua bulan, juga minimnya perhatian dan perawatan saluran air yang masih dianggap kurang. (Hi.ss)

example banner

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed