oleh

Kasatpol PP Eko Ariyanto Zebua Mengakui Ucapan Makian Tidak Sesuia, DPRD Gunungsitoli Menyesalkan

example banner

 

Gunungsitoli | metroinvestigasi.com – Terkait dengan Video Viral atas tindakan Penertiban yang dilakukan anggotanya beberapa hari yang lalu di Pasar Beringin ia membenarkan bahwa tidakan ucapan Makian kepada Pedagang kaki Lima di saat menjalankan tugas Penertiban tidak sesuai dengan Standat Oprasional (SOP) tindakan memaki itu sudah menyalahi prosedur. Namun benar bahwa saya yang memerintah kan dilakukannya penertiban, Bahkan saya sudah tanda tangani surat perintah tugas (SPT)”, ucap nya melaui via telepon seluler. Selasa (16/06/2020) malam

Kasatpol PP Eko Aryanto Zebua mengklaim bahwa pihaknya telah berulangkali menghimbau para pedagang tersebut agar tidak berjualan di trotoar pinggir jalan kendati demikian Pedagang Kaki Lima selalu mengabaikan himbauan kami dan tidak dipedulikan.

Bahkan para pedagang sering melawan dengan ikut meledek dan mempermainkan petugas dilapangan (tambahnya lagi). Tindakan penertiban itu dilakukan ketika empat kali dilakukannya patroli oleh petugas Satpol PP.

Soal adanya informasi tindakan kekerasan, Eko juga mengklaim bahwa dirinya tidak melihat ataupun mengetahui adanya aksi kekerasan tersebut.

“Sudah berapa kali dihimbau. Tapi di abaikan. Kita sering melakukan patroli, saat patroli keempat kalinya disitulah para petugas mengangkat barang dagangan. Mungkin aksi kali ini mereka laksanakan itu spontanitas pada hari minggu sore lalu dan semua orang punya batas kesabaran”, Terang Eko. Kasatpol PP.

“Divideo yang kami miliki kita tidak melihat aksi kekerasan”, Tambahnya

Sedangkan Ketua Komisi 1 DPRD Kota Gunungsitoli (Saharman Harefa), kepada wartawan via seluler, Rabu (17/6/2020) pagi, Menyesalkan adanya tindakan oknum Satpol PP yang memakai kata makian saat penertiban tidak Pantas dan tidak sesuai dengan ( SOP )yang berlaku demikian dalam penertiban pedagang kaki lima (PKL) beberapa hari lalu hingga videonya viral di jejaring sosial beredar.

Saharman mengharapkan agar kiranya Pemerintah Kota Gunungsitoli mengambil tindakan tegas atas insiden tersebut.

Tidak hanya itu, Dia menegaskan akan melakukan rapat internal untuk memanggil Pimpinan Satpol PP Kota Gunungsitoli untuk bertanggungjawab atas insiden memalukan tersebut.

“Kami akan segera melakukan rapat terkait insiden oknum petugas Satpol PP Kotq Gunungsitoli ini”, tuturnya. @ (Masry)

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed