oleh

Kalapas Kls II A Bagansiapiapi Ajak Media Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan 2020

example banner

Rokan Hilir | metroinvestigasi.com – Dr.Sri Puguh Budi Utami Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI melalui teleconfrence dengan semua Kalapas dan Karutan se Indonesia mensosialisasikan Program Resolusi Pemasyarakatan 2020.

Loading...

Dalam teleconfren ini Ditjen PAS Kemenhumkam RI melibatkan awak media yang hadir baik di Lapas maupun Rutan se Indonesia.

Adapun 15 poin Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 sebagai berikut:

1.    Berkomitmen mendorong 681 Satuan Kerja (Satker) Pemasyarakatan mendapatkan predikat WBK/WBBM;

2.    Pemberian hak Remisi kepada 288.530 narapidana;

3.    Pemberian program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) kepada 69.358 narapidana;

4.    Pemberian rehabilitasi medis dan sosial kepada 21.540 narapidana pengguna narkotika;

5.    Pemberian layanan makanan siap saji di UPT Pemasyarakatan Tangerang dan Nusakambangan;

6.    Pencegahan dan pengendalian penyakit menular di seluruh Lapas/ Rutan;

7.    Peningkatan kualitas WBP menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikasi kepada 35.860 narapidana;

8.    Mewujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan seluas 100 ha;

9.    Mewujudkan zero overstaying;

10.  Mewujudkan penyelesaian overcrowding;

11.  Meningkatkan PNBP sebesar Rp 7 milyar;

12.  Pembentukan kelompok masyarakat peduli Pemasyarakatan pada tiap wilayah;

13.  Menyelenggarakan sekolah mandiri bagi anak merdeka belajar pada 19 LPKA;

14.  Mewujudkan revitalisasi pengelolaan basan dan baran pada 64 Rupbasan; dan

15.  Mengantarkan 48 narapidana teroris berikrar kesetiaan kepada NKRI.

Menanggapi Resolusi Pemasyarakatan 2020 , Kepala Lapas kelas II Bagansiapiapi Wahid Wibowo S. Sos , MM menyampaikan bahwa Lapas II Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir siap dan akan menerapkan resolusi yang dikeluarkan Ditjen Pas sesuai dengan fasilitas dan prasarana yang ada di Lapas II Bagansiapiapi.

Khusus mengenai point 10 dari resolusi mengenai perwujudan over crowling atau over kapasitas lapas , Kalapas Kelas II Bagansiapiapi sangat mengharapkan dukungan dari Pemkab Rokan Hilir , masyarakat terutama Insan Media .

Menurut Kalapas bahwa saat ini kita sedang memprogramkan relokasi Lapas Kelas II Bagansiapiapi untuk dipindah kan kelokasi yang baru sehingga Lapas baru dapat menampung seluruh warga binaan yang saat ini berjumlah 828 orang.

Selanjutnya Kalapas menyatakan dengan relokasi Lapas menuju tempat yang baru maka kita dapat memaksimalkan luas Lapas yang tentunya kita akan dapat memberi kan pendidikan dan pengetahuan kepada warga binaan seperti bidang pertanian , perkebunan , pertanian dan home industri lainnya .

” Dengan adanya keahlian yang dimiliki warga binaan kita berharap bila bebas nanti dapat menjadi pegangan hidupnya ” ungkap Kalapas yang baru bertugas di lapas Kelas II Bagansiapiapi.($y.B)

example banner

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed