oleh

Jelang Pilkada Sergai, Komunitas Muslim Brother: Masjid Bukan Tempat Kampanye

example banner

SERGAI | METRO INVESTIGASI – Semakin dekatnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ketua Komunitas Muslim Brother Wawan Setiawan, SE. mengajak Seluruh Remaja Masjid dan Pengurus Masjid untuk tidak memberikan waktu dan tempat bagi pihak-pihak yang ingin berkampanye di masjid.

IKLAN

Wawan kepada ISN Rabu (9/9) melalui pesan WhatsApp menjelaskan, “larangan kampanye di masjid atau rumah-rumah ibadah lain sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Kemudian Pasal 280 Ayat 1 huruf h Undang-undang Pemilu menegaskan, para pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan. Sehingga siapa saja, tanpa terkecuali, harus menaati aturan tersebut.”

Selanjutnya beliau menambahkan “Kita meyakini hal ini dan menyeru kepada semua Remaja Masjid serta Pengurus Masjid untuk tidak latah memfasilitasi upaya-upaya untuk menjadikan masjid sebagai tempat kampanye, karena ini sudah diatur oleh undang-undang dan tentunya sanksinya juga sudah diatur undang-undang” ujar Wawan menegaskan.

Sesuai dengan harapan KPU Serdang Bedagai (Sergai) yaitu menyelenggarakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 yang langsung, umum, bebas rahasia, jujur, adil dan berintegritas. Untuk itu diharapkan masyarakat Sergai ikut aktif berpartisipasi dan mengawasi setiap tahapan mulai dari tahapan pemutakhiran DPT, pendaftaran dan penetapan calon, masa kampanye, saat pemilihan hingga pengumuman hasil pemilihan.(maren)

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed