oleh

Anggota IAKMI harus patuh etika profesi

example banner

Tebing Tinggi- Anggota dan pengurus Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) harus melaksanakan tugasnya sesuai dengan etika profesi.

Loading...

“Itu yang membedakan dengan organisasi lainya. Jika ada anggota IAKMi yang bertugas tidak sesuai etika profesi sebaiknya dikeluarkan saja atau mengundurkan diri,” kata Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan.

Hal itu ia sampaikan pada pelantikan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Cabang Tebing Tinggi yang diketui Syah Irwan SKM Jumat (7/2) di hotel Amanda Tebing Tinggi.

Ia mengatakan anggota IAKMI orang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan karenanya etika profesi harus menjadi perhatian serius.

Orang berada diorganisasi profesi kaya dengan pengalaman dan inovasi yang dibuatnya diluar dan bisa dijadikan contoh bagi kampus

“Kampus mungkin tidak bisa menyelesaikan kasus-kasus di lapangan, tetapi orang profesi yang berada diluar kampus mungkin bisa menyelesaikannya berdasarkan pengalaman,” katanya.

Sementara Sekjend IAKMI Sumut, Destanul Aulia, mengatakan salah satu permasalahan utama di Indonesia adalah stunting.

Itu jelas menggambarkan bahwa masih banyak orang tua yang kurang inovatif dalam tumbuh kembang anak. Misalnya jarang membawa bayi ke posyandu, tidak memberikan ASI esklusif dan tidak memperhatikan asupan gizi yang masuk ke tubuh.(MAREN0

example banner

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed